Hari ini Pertamina Ujicoba Transaksi Nontunai di Malang Raya

Hari ini Pertamina Ujicoba Transaksi Nontunai di Malang Raya

Transaksi nontunai di SPBU wilayah Malang Raya yang mulai dilakukan Rabu (1/7/2020), hari ini. (Foto: istimewa-aremamedia.com)

MALANG – Pertamina mulai Rabu, hari ini (1/7/2020) mulai uji coba pemberlakukan transaksi nontunai di 67 SPBU di wilayah Malang Raya. Pemberlakuan ini sebagai sikap Pertamina menyongsong The New Normal sekaligus protokol pencegahan COVID-19 di seluruh lini bisnis perusahaan.

Unit Manager Communication & CSR MOR V Jatimbalinus, Rustam Aji, mengatakan, terdapat tiga tahapan dalam pemberlakuan ini. “Fase pertama akan diberlakukan transaksi nontunai via aplikasi My Pertamina dan juga moda pembayaran nontunai yang disediakan oleh berbagai bank di satu jalur untuk produk jenis Premium, Perta-Series, dan Dex-Series. Sementara untuk jalur lain tetap dapat melayani pembayaran tunai,” ujarnya.

Fase kedua, lanjutnya, akan diberlakukan transaksi nontunai di dua jalur untuk produk BBM yang sama. “Untuk fase terakhir, akan diberlakukan transaksi nontunai via aplikasi My Pertamina dan juga moda pembayaran non-tunai lain di seluruh jalur pengisian BBM di SPBU,” kata Rustam lagi .

Selain sebagai sikap mendukung terhadap kebijakan Pemda di Malang Raya, pemberlakuan uang nontunai ini untuk mendukung program Bank Indonesia dengan menggalakkan program Gerakan Nasional Non Tunai (GNTT).

“Karena pembayaran secara nontunai atau biasa disebut cashless terbukti sebagai metode transaksi keuangan yang praktis, aman, dan efisien,” imbuhnya.

Menurut Rustam, setiap tahapan nantinya akan terus dievaluasi demi kenyamanan pelanggan dalam bertransaksi di SPBU. Ia juga menekankan bahwa transaksi dengan penggunaan non tunai aman dilakukan di SPBU sesuai dengan tata cara yang berlaku. “Jika menggunakan motor, pastikan posisi motor dengan dispenser berjarak 1.5 meter, lalu pelanggan dapat melakukan snap QR Code melalui aplikasi LinkAja dan menunggu bukti pembayaran muncul dan transaksi dinyatakan berhasil. Jika menggunakan mobil, pastikan posisi mobil sudah sesuai dengan titik yang ditetapkan dan posisi mesin dalam keadaan mati, nantinya petugas SPBU akan menghampiri dengan membawa QR Code untuk melakukan proses transaksi,” jelas Rustam.

Di SPBU sendiri, Pertamina telah menerapkan protokol kesehatan yang telah berlaku semenjak munculnya wabah Covid-19. Beberapa upaya telah dilakukan oleh Pertamina untuk memberikan kenyamanan dan keamanan bagi pelanggan yang hendak bertransaksi di SPBU, seperti disinfeksi berkala di semua fasilitas SPBU, pengecekan suhu tubuh bagi operator di awal shift kerja, penerapan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di SPBU, serta penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) yang meliputi masker, face shield, dan sarung tangan bagi seluruh operator SPBU yang bertugas.

Tidak hanya itu, untuk kenyamanan dan keamanan pelanggan, Pertamina juga menghimbau kepada pelanggan untuk selalu mengenakan masker ketika berada di area SPBU dan selalu menjaga jarak ketika sedang melakukan pengisian BBM di SPBU. “Untuk pelanggan yang mengisi bahan bakar roda empat, agar tetap berada di mobil ketika melakukan pengisian BBM. Sedangkan untuk pengendara roda dua dihimbau untuk turun dari kendaraan dan berdiri di tanda yang telah disediakan berseberangan dengan operator SPBU. Setelah pengisian selesai, operator SPBU akan menghampiri pelanggan untuk melakukan transaksi pembayaran dengan non tunai,” tambah Rustam.

Beragam promo bagi pelanggan senantiasa hadir dalam aplikasi MyPertamina. Salah satunya cashback berlaku untuk pembelian produk-produk tertentu sesuai dengan syarat dan ketentuan. “Pertamina memberikan cashback 50 persen bagi pengemudi ojek online yang membeli Pertalite, 50 persen untuk pembelian Pertalite dan Dexlite untuk pengemudi angkutan kota, serta cashback 30 persen bagi masyarakat umum yang membeli Pertamax Series dan Pertamina Dex,” tutup Rustam.(*)

Pewarta : Noordin Djihad
Sumber : Rilis