Harga Sudah Stabil, Pedagang Pasar Batu Diimbau Tidak Timbun Barang

Harga Sudah Stabil, Pedagang Pasar Batu Diimbau Tidak Timbun Barang

Kasat Reskrim Polres Kota Batu AKP Anton Widodo memimpin sidak harga di Pasar Batu.

BATU – Tim Satgas Pangan Polres Batu, Dinas Pertanian dan Dinas Ketahanan Pangan monitoring harga di Pasar Batu. Adanya kenaikan harga beberapa bahan pokok, membuat Tim gabungan tersebut melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Batu, Kamis (9/5/2019) siang.

Dari sidak ini didapati beberapa harga pangan seperti Bawang Putih dan cabe yang sempat naik, mulai ada penurunan harga. Meski begitu beberapa pedagang dan pembeli masih khawatir harga pangan tersebut akan kembali naik.

Untuk daging harga cenderung stabil. Salah satu pedagang daging sapi, Rivia Sari, mengatakan sejak awal puasa sampai sekarang harga daging sapi masih normal, Rp 115 ribu per kilogramnya.

Kasat Reskrim Polres Kota Batu AKP Anton Widodo mengatakan jika harga sebagian besar masih normal. “Kecuali daging ayam tadi, kenaikan harganya memang sudah sejak liburan sekolah lalu. Sebelumnya harga per kilogram Rp30.000 sekarang naik Rp4.000 jadi Rp34.000,” ungkapnya.

Stok daging sapi juga dirasa masih aman, yang didapat dari kota Batu saja. Sementara itu, kenaikan harga terutama pada bawang putih beberapa waktu lalu akibat permintaan yang banyak, tetapi stok tidak mencukupi. Kini telah mengalami penurunan harga setelah kebijakan impor bawang putih dari China sebanyak 78 ton.

“Pedagang ini juga kesulitan mencari di agen-agen. Kebutuhan tinggi, barangnya habis. Itu yang membuat harga mahal beberapa waktu lalu mencapai Rp50.000 per kilogram. Sekarang cuma Rp35.000,” imbuhnya.

Beberapa harga bahan pokok lainnya yang mengalami kenaikan di antaranya telur dari Rp 22 ribu menjadi Rp 23 ribu. Ayam naik menjadi Rp 34 ribu sebelumnya Rp 30 ribu. Cabe kecil harganya turun menjadi Rp 15 ribu per Kg dari sebelumnya Rp 18 ribu. Bahkan bawang merah yang saat ini sedang panen raya harganya turun menjadi Rp 15 ribu dari harga normal Rp 20 ribu.

“Harga sudah normal. Semoga tidak ada pedagang nakal yang menimbun barang karena ada pasal hukumnya,” tegas Anton.(*)

Pewarta: Doi Nuri
Editor: Noordin Djihad