Haram Kehilangan Poin, Singo Edan Ingin Tetap Papan Atas

Haram Kehilangan Poin, Singo Edan Ingin Tetap Papan Atas

Sylvano Comvalius saat melakukan persiapan terakhir jelang lawan Bali United di Stadion I Wayan Dipta. (Foto: istimewa-aremamedia.com)

BALI – Arema Fc masih kokoh di peringkat ketiga klasemen sementara Liga 1 2019 dalam 14 laga yang dijalani dengan mengoleksi 25 poin hasil dari delapan kali menang dan sekali seri. Bertandang ke markas Bali United di pekan ke-16 Liga 1 2019, Sabtu (24/8/2019) malam, Singo Edan targetkan poin demi bertahan di papan atas.

Tim asuhan Milomir Seslija itu terpaut sembilan angka dari Bali United yang ada di puncak klasemen. Serdadu Tridatu sudah mengumpulkan 34 poin hasil dari 11 kemenangan dan sekali hasil imbang dalam 14 laga yang sudah dijalani. Sementara, Singo Edan baru berdaya dengan 25 poin hasil dari 8 kemenangan, sekali imbang dan 5 kekalahan.

“Arema butuh kemenangan. Tak peduli faktanya mereka susah dikalahkan, kami menargetkan terus naik ke puncak klasemen,” tegas Milo.

Bukan hanya pelatih asal Bosnia saja yang memiliki optimisme tinggi akan laga malam nanti. Pun penyerang Arema Fc Sylvano Comvalius menegaskan hal yang sama dengan juru taktik Singo Edan itu.

“Langkah awalnya, kami harus bisa mengambil poin di kandang Bali United. Dapat satu poin bagus, tapi kami akan mengupayakan tiga poin. Meski Bali adalah tim yang membesarkan nama saya, saat ini saya untuk Arema,” imbuh pemain asal Belanda ini.

Melihat posisi Arema saat ini, pemain berusia 32 tahun itu optimistis dalam mengejar peluang menjadi juara. Menurutnya, untuk bisa menjadi juara, Arema harus mengumpulkan poin sebanyak mungkin, termasuk dalam laga tandang.

“Semua orang tahu, pada awal musim kami mengawali kompetisi dengan berat, namun kami bisa meraihnya pelan-pelan. Ya

ng jelas kami harus konsisten dan sekarang kami harus menyadari bahwa kami bisa tampil bagus. Karenanya, kami ke Bali bukan untuk membiarkan Bali United menang 3-0 dengan mudah,” tandasnya. (*)

Pewarta: Doi Nuri
Editor: Noordin Djihad