Gudang Pengoplos Beras Wajak Bisa Dipidana Jika…

Gudang Pengoplos Beras Wajak Bisa Dipidana Jika…

Timbunan beras di gudang UD Widodo yang siduga dioplos memakai bahan kimia (Toski)

KEPANJEN – Gudang beras UD.Widodo di Jalan Raya Sultan Agung No.90, Rt.12 / Rw.06, Desa Pringu, Kecamatan Bululawang milik Winarso warga Wajak terancam dipidana karena diduga dalam proses pengolahan beras yang dilakukan di pabriknya mengunakan bahan kimia yang berbahaya.

Kapolres Malang, AKBP. Yade Setyawan Ujung kepada awak media menyampaikan, bahwa pemilik gudang Winarso bisa dipidanakan tinggal menunggu hasil labfor Polda Jatim.

”Hasil sample kemarin sudah kita amankan dan saat ini sudah kami kirim ke labfor Polda Jatim. Tapi yang pasti pabrik pengolahan beras itu tidak memiliki ijin industri, dari hal itu saja sudah menyalahi Undang Undang Perindustrian,” ujar AKBP. Yade Setyawan Ujung.

Selain itu, lanjut Ujung, pabrik milik Winarso tersebut juga tidak mempunyai ijin pergudangan dan terancam melanggar 133-149 UU No.18 Tahun 2012 tentang Pangan.

“Otomatis jika jika tidak mempunyai ijin gudang,sehinga dia tidak bisa menimbun beras sebanyak itu,” ungkap Ujung.

Baca: Oplos Beras Pakai Bahan Kimia, Pabrik Di Bululawang Tak Kantongi Izin Operasional

Karena, tambah Ujung, gudang tersebut diduga telah mengunakan bahan-bahan berbahaya yang tidak higienis, dan tidak sesuai dengan sanitasi pangan.

Namun meski telah terancam pelangaran tidak pidana, Winarso sejauh ini belum ditahan oleh Polres Malang, lantaran bukanlah tindak pidana street crime yang pelakunya langsung bisa ditahan.

“Masih kita lakukan pemeriksaan, ini kan bukan tindak pidana, street crime, kita kumpulkan dulu bukti-buktinya, kalau sudah kuat tidak menutup kemungkinan nanti ditahan,” jelas Ujung.

Perlu diketahui, UD.Widodo, gudang dan pabrik pemolesan beras milik Winarso, digerebek jajaran Polres Malang pada Senin (5/6) kemarin, yang diduga pabrik tersebut sengaja mendatangkan beras kurang layak konsumsi kemudian diolah atau dipoles menjadi bersih seperti beras kualitas super. Dalam sehari UD. Widodo bisa memproduksi beras olahan memcapai 40-50 ton, yang pemasarannya meliputi Malang Raya, Kediri, Surabaya, dan Kalimantan. (Tos/ara)