Grand Miami Bangun Hotel Bintang Empat di Kepanjen

Grand Miami Bangun Hotel Bintang Empat di Kepanjen

Bupati Malang, HM Sanusi saat meresmikan pembangunan hotel bintang empat yang dibangun Grand Miami Hotel, di Jalan Jatirejoyoso, Kepanjen, Kab Malang. (Foto: Istimewa-aremamedia.com)

MALANG – Kabupaten Malang sebentar lagi punya hotel berbintang. Tidak tanggung-tanggung, Grand Miami Hotel membangun hotel bintang 4 di ibu kota Kab Malang, Kepanjen.

Hotel yang berlokasi di Jalan Jatirejoyoso, Kepanjen, Kab Malang ini memang sebagai salah satu syarat agar berdirinya ibu kota.

Owner Grand Miami Hotel Hendra Gunawan, mengatakan, hotel tersebut nantinya lima lantai. “Ini sebagai fasilitas untuk wisatawan yang akan berlibur khususnya di wilayah Malang Selatan,” katanya usai mendampingi Bupati Malang, HM Sanusi yang secara simbolis meletakkan batu pertama, Senin (18/11/2019).

Berdiri di atas lahan 3.000 m2, Hendra menyebut investasi hotel tersebut senilai Rp50 miliar.

“Kami tergetkan selesai dalam kurun waktu satu tahun atau pada tahun 2020 mendatang,” imbuhnya seraya menyebut meski bintang 4, hotel ini memiliki fasilitas bintang 5.

Beberapa fasilitas antara lain kolam renang, restoran, ball room, meeting room, spa, dan bar. “Jadi kami benar-benar memanjakan tamu,” ujarnya lagi.

Meski di wilayah kabupaten, Hendra optimis Kepanjen memiliki prospek cukup bagus. “Karena itu, kami berharap wisatawan yang akan ke Malang Selatan cukup menginap di hotel kami saja,” katanya berpromosi.

Harapan Hendra tidak berlebihan mengingat wilayah Malang Selatan memiliki belasan pantai dengan sejuta pesona keindahan alamnya. “Terlebih di beberapa pantai selatan sering ada even-even berkelas Nasional dan Internasional,” tuturnya optimis.

Untuk itu, lanjutnya, pihaknya meminta dukungan kepada Pemkab Malang dan masyarakatnya, agar mendukung hotelnya sebagai tujuan menginap para tamu.

Sementara itu, Kepala Bagian (Kabag) Humas dan Protokol Kabupaten Malang, Fuad Fauzi mengatakan, dengan berdirinya hotel bintang 4 ini Bupati Malang berharap akan semakin menarik para investor menanamkan modal di Kabupaten Malang.

Fuad optimis dengan adanya hotel itu, Kepanjen pasti berkembang, sehingga investasi lain akan mengalir. “Yaah…seperti mall, restoran, tempat hiburan dan industri wisata, dan sejenisnya,” contohnya.

Bupati Malang sendiri mengisyaratkan mempermudah proses perizinan. “Alasannya sederhana, semakin banyak investor masuk di Kabupaten Malang, berdampak pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD),” katanya.

Karena itu, sambungnya, pembangunan industri pariwisata harus terus digenjot untuk peningkatan PAD. “Makanya perizinan tidak perlu rumit. Bahkan kalau bisa proses perizinan sehari sudah selesai. Nanti Pemkab Malang bikin mall khusus untuk pelayanan publik,” tegas Bupati Malang HM Sanusi, seperti disampaikan Kabag Humas.(*)

Pewarta : Noordin Djihad