Gagal Tembus Tiga Besar Porprov VI Jatim, Komisi D Panggil KONI

Gagal Tembus Tiga Besar Porprov VI Jatim, Komisi D Panggil KONI

Pengurus KONI melakukan konsolidasi jelang Porprov VI Jatim 2019 beberapa waktu lalu. (Istimewa-aremamedia.com)

MALANG – Hanya mampu di posisi ke-4 klasemen akhir Porprov VI Jatim 2019, KONI Kota Malang mendapat perhatian serius dari Komisi D DPRD Kota Malang. Pasalnya, dana yang dikucurkan Pemkot Malang kepada KONI Kota Malang, tidak sebanding dengan pretasi yang diraih dalam ajang olahraga yang dilaksanakan setiap dua tahun ini.

Dalam waktu dekat, Komisi D DPRD Kota Malang akan segera menjadwalkan pemanggilan pengurus KONI perihal evaluasi. Sekretaris Komisi D DPRD Kota Malang, Sugiono, kepada wartawan Selasa (16/7/2019), mengutarakan sudah sepatutnya jika prestasi KONI Kota Malang dipertanyakan. Ini sebagai bentuk tanggung jawab dewan sebagai lembaga yang ikut mengontrol terhadap penggunaan APBD.

“Saya kira tidak hanya evaluasi, tetapi harus berani melakukan perombakan pengurus. Ini pasti ada yang salah. Apalagi kita melihat pengurus KONI juga perlu dilakukan regenerasi. Kalau sudah tidak mempu membawa pretasi ya tentunya harus tahu diri,” tegas Sugiono.

Seperti diketahui, perolehan medali yang diraih KONI Kota Malang cukup menurun, yakni 40 emas, 49 perak dan 49 perunggu. Hal ini membuat Kota Malang harus puas berada di urutan keempat di bawah Kabupaten Sidoarjo. Kota Malang kalah jauh dengan Kota Kediri yang berada di posisi kedua dengan mendapatkan 60 emas, 44 perak dan 49 perunggu dan Kabupaten Sidoarjo yang meraih 46 emas, 36 dan 47 perunggu di posisi ketiga.

Secara pribadi, Sugiono melihat kepengurusan KONI merupakan orang-orang lama sehingga perlu dilakukan regenarasi. Dengan anggaran yang besar, prestasi yang diraih harus sebanding.

“Karena menjadi pengurus KONI itu, dituntut untuk mampu membawa olahraga Kota Malang lebih berprestasi. Harus ada evaluasi di tubuh KONI,” Imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Umum KONI Kota Malang Eddy Wahyono mengaku pada gelaran Porprov VI 2019 Jawa Timur ini seluruh atletnya sudah berjuang maksimal untuk meraih medali. Tetapi hasil membuktikan bahwa posisi keempat adalah tempat terakhir pada ajang dua tahunan itu.(*)

Pewarta: Doi Nuri
Editor: Noordin Djihad