Elang Jawa Tanpa Empat Pemain Asing Saat Jamu Singo Edan Malam Ini

Elang Jawa Tanpa Empat Pemain Asing Saat Jamu Singo Edan Malam Ini

Hanif Sjahbandi saat uji coba melawan PSIS, malam ini diharapkan mampu menjadi keseimbangan kekuatan lini tengah Arema Fc. (Foto: Arema official)

SLEMAN – Laga PSS Sleman vs Arema FC akan berlangsung di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Rabu (15/5/2019) pukul 20.30 WIB. Pertemuan dua tim juara pada pertandingan pembuka ini menarik untuk disaksikan. Arema FC berstatus sebagai jawara Piala Presiden 2019, sementara PSS Sleman jawara Liga 2 2018 dan promosi ke Shopee Liga 1 2019.

Yang menarik, kedua kesebelasan ini menuai hasil tidak memuaskan saat uji coba. Arema Fc kalah dari PSIS Semarang dengan skor 2-0, begitu juga dengan PSS Sleman yang bertekuk lutut 2-0 melawan Persipura.

Menjelang pertandingan malam ini, empat pemain asing PSS Sleman, Alfonso De La Cruz, Guilherme Batata, Brian Ferreira dan Yevhen Bokhasvili diprediksi belum bisa dimainkan. Keempatnya tengah menunggu status keabsahan administrasi dari pihak operator kompetisi.

Meski demikian, coach Seto Nurdiantoro enggan ambil pusing terkait nasib para pemain asing mereka. Pelatih Elang Jawa itu memastikan anak asuhnya dalam kondisi siap tempur menghadapi Arema FC.

“Tanpa empat pemain asing kami tetap siap tempur di pertandingan lawan Arema FC nanti,” ujar Seto.

Kondisi sebaliknya terjadi di kubu Arema Fc karena 22 pemain turut serta dalam lawatan ke Sleman. Pelatih Arema FC, Milomir Seslija membawa skuat terbaiknya untuk menghadapi PSS Sleman di laga pembuka Liga 1 2019.

“Beberapa pertandingan uji coba sudah kami lewati. Saya memiliki pemain pilihan yang paling siap bertanding malam nanti. Lengkap, tanpa ada yang berhalangan,” tuturnya.

Meski squadnya lengkap, Milo mengakui Arema FC masih memiliki kelemahan ketika mengantisipasi umpan silang saat serangan balik. Pekerjaan rumah itu nampak dalam dua kali uji coba terakhir, dan telah dievaluasi.

“Kami tidak boleh beralasan hasil ini karena adaptasi bulan puasa. Kami melakukan dua kesalahan dalam mengantisipasi umpan silang saat terjadi serangan balik. Kebobolan dua gol lawan PSIS menjadikan kami lebih disiplin lagi,” tambahnya.

Milo menambahkan, jika kekalahan adalah doping tersendiri bagi Arema Fc. Pria berkebangsaan Bosnia itu justru mengaku, Arema Fc mampu menjadi juara Piala Presiden 2019 berkat kekalahan dari Persela Lamongan. Kala itu, kemenangan Persela nyaris menyisihkan Arema FC di fase penyisihan group.

“Kalah dari PSIS baik buat kami, untuk belajar agar menjadi lebih baik. Sekarang kami mempersiapkan tim untuk menghadapi PSS. Jika kami ingin menang, penampilan itu tidak boleh terjadi lagi,” pungkasnya.

Sebagai informasi, pertandingan PSS Sleman vs Arema FC nanti akan disiarkan langsung Indosiar atau dapat disaksikan melalui Live Streaming Vidio.com. (*)

Pewarta: Doi Nuri
Editor: Noordin Djihad