Duel Biru Timur dan Barat Tak Terelakkan Sore Ini

Duel Biru Timur dan Barat Tak Terelakkan Sore Ini

Johan Ahmat Farizi bersama Dedik Setiawan berlatih terpisah, kemungkinan besar keduanya akan absen saat menjamu Persib Bandung sebab cedera. (Foto: istimewa)

MALANG – Menjamu Persib Bandung dalam pertandingan lanjutan Liga 1 2019 di Stadion Kanjuruhan, Selasa (30/7) malam, sangat penting. Tiga poin bagi Arema yang ingin terus merangkak naik di klasemen sementara mendekati tiga besar, Tira Persikabo, Bali United dan Madura United.

Hingga pekan ini, Singo Edan berada di posisi empat dibawah tiga tim teratas yang bersaing ketat sejak pekan pertama Liga 1. sempat tercecer di papan bawah, perlahan mulai mendekat dan berpeluang merapatkan jarak poin. Kini, poin Arema tertinggal lima dari Madura United dan berjarak delapan dengan Tira Persikabo.

“Poin penuh pada pertandingan ini sangat penting bagi kami, karena kami ingin terus naik di klasemen sementara, Persib datang ke sini, ketika kami ingin menjadi tim terbaik. pertandingan sore nanti sangat penting untuk kami menangkan,” beber Milomir Seslija

Sementara itu, kondisi Maung Bandung dalam kondisi berbanding terbalik dengan Singo Edan. Sebelum menghadapi Arema, kekalahan di kandang sendiri dialami oleh Persib. Terlebih penyerang Ezechiel Ndouassel dan stopper Bojan Malisic, bakal absen. Meskipun di kubu Arema juga kemungkinan besar akan bertanding tanpa penyerang produktif Dedik Setiawan juga Johan Ahmat Farizi, yang diketahui posisinya tak tergantikan selama ini.

“Mental tim setelah kalah tetap bagus. Mereka sedih, tetapi melakukan tugas yang bagus sebelumnya. Sekarang tugasnya untuk mengalahkan Arema dan mendapatkan hasil bagus yang kami inginkan,” pungkas pelatih Persib, Robert Rene Albert.

Pelatih yang pernah membawa Arema juara tersebut menegaskan, timnya tidak dalam masalah meski menghadapi Arema yang sedang dalam tren positif, sementara timnya berbekal kekalahan. Ia bahkan mengaku jika masalah mental timnya tidak terganggu.

Pewarta: Doi Nuri
Editor: Noordin Djihad