Ditinggal Tadarus, Bengkel Las Hangus Terbakar

Ditinggal Tadarus, Bengkel Las Hangus Terbakar

Petugas Polsek Batu saat mengidentifikasi lokasi kebakaran, tim Damkar berhasil memadamkan api. (Foto: Doi Nuri-aremamedia.com)

BATU – Bengkel las Mitra di Jalan Brantas Kota Batu Kecamatan Sisir terbakar, Jumat (27/5/2019) malam. Diduga kuat karena korsleting listrik, kebakaran yang berlangsung kurang lebih 30 menit itu berhasil dipadamkan Pemadam Kebakaran Kota Batu.

“Awalnya saya dengar suara ngowos keras seperti pipa PDAM bocor, gak lama suaranya kok kayak semburan api, saya keluar rumah melihat kanan kiri kok gak ada apa-apa, tapi pas saya ke depan gang di bengkel itu terlihat api di sela-sela pintu bagian bawah,” terang Ketua RT 02, Subhan.

Beruntung, Subhan segera menghubungi Babin Kamtibnas untuk dihubungkan dengan PMK Kota Batu. Api segera bisa dipadamkan kurang dari 30 menit, sehingga tidak sampai menjalar ke toko kaca dan bengkel motor sebelah lokasi kebakaran.

Sementara itu, Sunoto pemilik bengkel las ketika dikonfirmasi mengaku tidak mengetahui sebab-sebab kebakaran. Saat kejadian ia sedang berada di masjid melanjutkan tadarus Al Quran setelah tarawih. Dirinya beranjak saat tetangga memberi tahu tentang kebakaran yang terjadi di lokasi usahanya.

“Saya pas di masjid tadi. Ya beruntung tidak sampai mengimbas ke tempat orang lain dan segera padam,” ujar pria paruh baya itu.

Terkait kerugian material, Sunoto mengaku tidak ambil pusing. Baginya yang terpenting tidak ada korban jiwa maupun materi yang menimpa orang lain akibat musibah di tempat usahanya.

“Kalau kerugian lebih dari Rp30 juta, karena saya kehilangan lima inventer las, dua kompresor dan masih banyak perkakas lainnya. Tapi ya sudahlah emang musibah mau gimana, yang penting gak ada korban jiwa. Tetangga sebelah juga tidak terdampak,” imbuhnya.

Sementara itu, KSPKT Polsek Batu, Aipda Eko Setiono mengatakan, percikan api diduga bisa dari gesekan kabel dengan kayu, atau korsleting listrik. “Bisa jadi gesekan kabel atau panel listrik bermasalah. Intinya penyebabnya diduga kuat korselting listrik,” pungkasnya. (*)

Pewarta: Doi Nuri
Editor: Noordin Djihad