Dianggap Terlalu Gemuk, Wali Kota Malang Rampingkan Eselon II

Dianggap Terlalu Gemuk, Wali Kota Malang Rampingkan Eselon II

Wali Kota Malang Drs. H Sutiaji melantik Sekretaris DPRD Kota Malang Drs. Mulyono Msi Senin (3/12/2018)

MALANG – Tahun depan tepatnya Maret 2019/, Pemkot Malang merombak eselon II. Dari 25 Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dirampingkan menjadi 23. Perampingan OPD tersebut bersamaan dengan pelantikan pejabat eselon II lain.

Wali Kota Malang Drs. H. Sutiaji, mengatakan hal itu
usai melantik SekretarisDPRD Kota Malang, Drs.H. Mulyono MSi, di Balaikota, Senin (3/12/2018).

Menurut Sutiaji, saat ini pihaknya sudah mengajukan perubahan Struktur Organisasi, ke DPRD Kota Malang. Ia berharap segera mendapatkan persetujuan dari DPRD, sehingga pada saat pelantikan nanti semuanya sudah kelar.

“Saat ini kelembagaan sedang kita siapkan. Jika semuanya sudah siap, pasti akan kami lantik sesuai aturan karena menurut ketentuan kami baru bisa melakukan pelantikan Maret mendatang,” tutur Sutiaji.

Mantan Wawali Kota Malang ini lantas menyebut beberapa OPD yang akan dirampingkan, antara lain Dinas Perindustrian, Dinas Perdagangan dan Dinas Koperasi dan Usaha Mikro. Dua dinas ini digabung menjadi satu. Kemudian Dinas Lingkungan Hidup (LH) jadi satu dengan Dinas PU Perkim dan PU Perumahan Rakyat.

Sementara Dinas Pendidikan direncanakan ditambah fungsinya dari Dinas Pemuda dan Olahraga. Begitu juga Dinas Sosial ditambah dengan Badan Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Kaluarga Berencana (PPPAPPKB).

“Kami ingin seluruh OPD di Kota Malang, berfungsi maksimal. Saat ini masih terlalu gemuk. Kalau OPD sedikit tapi fungsinya banyak, maka akan ada penghematan. Ini yang sedang kami susun, agar perjalanan pemerintahan Kota Malang ini bisa efektif,” jelas Sutiaji.

Karena alasan efektivitas dan mematuhi ketentuan, Sutiaji hanya melantik Sekretaris DPRD tanpa pejabat lain.
”Memang banyak yang bertanya kenapa hanya Sekwan yang dilantik, OPD yang lain tidak. Ya karena aturannya belum membolehkan,” tukasnya.

Tentang fungsi Sekwan yang baru dijabat Mulyono, Sutiaji minta untuk bekerja secara marathon. “Mengawal seluruh kepentingan organisasi dan kepentingan DPRD Kota Malang. Persoalan yang dulu pernah terjadi bisa menjadi bahan evalusi bersama,” ingatnya. (*)

Pewarta : SM Nunggal
Editor : Noordin Djihad