Dewanti Rumpoko Wacanakan Wisata di Kota Batu Aktif 1 Juni

Dewanti Rumpoko Wacanakan Wisata di Kota Batu Aktif 1 Juni

Caption:
Wali Kota Batu saat mengunjungi dapur umum di halaman markas BPBD Kota Batu. (Foto: Doi Nuri – aremamedia)

BATU – Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko berharap, pemberlakuan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Malang Raya tidak diperpanjang. Jika harapan politisi PDI-P itu terjadi, maka geliat wisata yang hampir tiga bulan operasionalnya ditutup, direncanakan kembali dibuka pada 1 Juni 2020 mendatang. Kendati demikian Dewanti masih terus memantau perkembangan penerapan PSBB di Malang Raya, termasuk di Kota Batu. Harapannya tentu saja jika kondisi mengizinkan segera diberlakukan pembukaan kembali izin untuk hotel dan penginapan.

‘Mudah-mudahan di hari keempat ini, yang merupakan masa-masa penindakan, semua warga sudah paham dan sadar bahwa SOP memang harus diterapkan dan mereka bisa menaati peraturan itu. Jika Idul Fitri besok masyarakat masih nekad untuk keluar rumah dan tidak mengindahkan physical distancing, artinya PSBB di Kota Batu gagal. (Berarti) gagal juga dengan rencana mengaktifkan kembali wisata,” tegas Dewanti, Rabu (20/5/2020).

Mengutip pernyataan Pangdam V/Brawijaya, lanjut dia, bahwa sukses tidaknya pemberlakuan PSBB ditentukan oleh kedisiplinan masyarakat dan penegakan hukum oleh aparat. “Saya percaya, insyallah PSBB Malang Raya akan berjalan lancar. Dengan syarat harus menaati prosedur PSBB,” harap dia.

Menyikapi wacana Dewanti Rumpoko, Bambang Priana, GM JTP 1 menyambut baik wacana pengoperasian kembali tempat wisata dan jasa perhotelan. “Kabar gembira jika memang rencana tersebut terjadi, namun jelas merupakan hal yang tidak mudah untuk dilakukan. Pemberlakuan social distancing jelas tetap akan kami laksanakan,” pungkasnya. (*)

Pewarta: Doi Nuri
Editor: Noordin Djihad