Demi GenBi, BI Setahun Keluarkan Rp1,8 Miliar

Demi GenBi, BI Setahun Keluarkan Rp1,8 Miliar

Kepala Tim Advisory dan Pengembangan Ekonomi BI Malang, Jaka Setyawan dan Rektor UIN Maliki, Abdul Haris menunjukkan nota kesepahaman beasiswa. (Foto: SM Nunggal-aremamedia.com)

MALANG – Sejumlah 150 mahasiswa berprestasi perguruan tinggi negeri (PTN) di Kota Malang mendapat beasiswa dari Bank Indonesia (BI) Perwakilan Malang.

Beasiswa tersebut ditandai dengan pendatanganan nota kesepahaman antara BI dengan tiga PTN, Jumat (5/4/2019). Ketiga PTN itu antara lain Universitas Brawijaya (UB), Universitas Negeri Malang (UM), dan Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (UIN Maliki).

Masing-masing universitas mendapat jatah 50 mahasiswa penerima beasiswa. Mereka ini oleh BI Malang mendapat sebutan Generasi Baru Indonesia (GenBI).

Kepala Tim Advisory dan Pengembangan Ekonomi BI Malang, Jaka Setyawan, mengatakan jumlah penerima mahasiswa sama dengan tahun lalu.

“Begitu juga jumlah yang diterima, Rp1 juta per bulan tiap mahasiswa selama setahun, sama dengan tahun lalu,” ujar Jaka yang hadir mewakili Kepala BI Perwakilan Malang, Azka Subhan A menjawab aremamedia.com.

Kepala Tim Advisory dan Pengembangan Ekonomi BI Malang, Jaka Setyawan memakaikan topi kepada salah satu GenBi. (Foto: SM Nunggal-aremamedia.com)

Jika setahun setiap mahasiswa menerima Rp12 juta, dalam setahun total beasiswa yang diberikan BI Malang Rp1,8 miliar.

Dikatakan Jaka, selain beasiswa, GenBI juga mendapat pelatihan untuk pengembangan kepribadian dan keterampilan. “Harapan kami, mereka lancar di bidang akademik, namun juga mampu bersosialisasi di masyarakat melalui keterampilan yang mereka miliki,” kata Jaka lagi.

Jaka menambahkan, ini merupakan program sosial Bank Indonesia (BI). “Untuk memupuk calon penerus estafet pemimpin-pemimpin negara. Siapa tahu juga ada yang tertarik bekerja di BI,” ujarnya serius.

Meski BI bergerak di sektor ekonomi, GenBi tidak harus berasal dari fakultas ekonomi. “Semua jurusan kami terima sebagai GenBi. Ada juga mahasiswa teknik, MIPA, sosial politik dan lainnya. Yang penting berprestasi dan tidak sedang menerima beasiswa dari lembaga lain,” tutupnya.(*)

Pewarta : SM Nunggal
Editor : Noordin Djihad