Ciptakan Eduwisata Agro, Kampung Mbois Bunulrejo Gandeng SDN Bunulrejo 6

Ciptakan Eduwisata Agro, Kampung Mbois Bunulrejo Gandeng SDN Bunulrejo 6

Aktivis Kampung Mbois Bunulrejo bersama Kepala SDN Bunulrejo 6 secara simbolis menanam tanaman buah. (Foto: Ist-aremamedia.com)

MALANG –  Terobosan demi terobosan dilakukan Kampung Mbois Bunulrejo. Kali ini menggandeng SDN Bunulrejo 6 menggagas Eduwisata Agro Sekolah dengan melaunching Taman Belajar Buah-buahan, (15/01/2021).

 

Ketua  Kampung KB Mbois Kelurahan Bunulrejo. Andre Wiwanto mengatakan, kolaborasi ini tak lepas dari tujuan meningkatkan potensi ekonomi keluarga khususnya. Mendatang seluruh potensi di wilayah Bunulrejo akan dikembangkan. “Intinya kami mengembangkan potensi berbasis sejarah Bunulrejo pada tahun 1935 M. Semangat kami itulah yang mendorong munculnya inovasi baru, mulai budaya hingga membangun potensi ekonomi kreatif,” jelas Andre.

 

Ditambahkan Andre, kolaborasi yang dilakukan Kampung KBM tidak terbatas dengan sekolah seperti SDN Bunulrejo 6, namun bersifat lintas sektoral sehingga dampaknya semakin terasa bagi masyarakat. “Ini adalah fase ketiga dengan memperkuat produk UMKM dan potensi lainnya. Dengan demikian kita mampu memunculkan branding ‘Medayoh Bunulrejo’ sehingga yang datang ke Mulyorejo mendapat suguhan prestasi Bunulrejo. Mereka bisa belajar berkebun buah-buahan, makan buah, dan melihat Eduwisata Agro Sekolah,” ungkapnya.

 

Ide bertanam di sekolah berawal dari hasil diskusi Kampung KB Mbois saat melihat potensi SDN 06 Bunulrejo. “Konsepnya Eduwisata Agro Sekolah, mengajarkan ke anak-anak belajar bercocok tanam di sekolah sehingga halaman ini tidak hanya bermanfaat untuk lingkungan sekolah namun juga masyarakat sekitar,” urainya.

 

Bak gayung bersambut, ide ini disambut Kepala SDN 06 Bunul Rejo, Lilik Purwanti dengan menyiapkan sepetak tanah di halaman sekolah dan sebidang tanah seluas hampir 4.000 m2 untuk berkebun. Sekitar 50 pohon siap ditanam di lahan tersebut. “Kami akan membuat inovasi yang ditampilkan kepada anak-anak, mengenalkan manfaat buah, bahkan membuat laboratorium. Buah-buah langka harus diperkenalkan kepada anak-anak, berikut manfaat yang terkandung,” kata Lilik.

 

Tanaman buah yang akan ditanam juga beragam, mulai blimbing, nangka, jambu hingga matoa. “Intinya ragam tanaman ini menjadi unggulan SD Bunulrejo 6 untuk maju adiwiyata. Selain itu ada djuga produk olahan dari buah-buahan seperti sirup blimbing wuluh, cake nangka, dan beberapa olahan buah lain. Ada juga yang dari tanaman obat keluarga (Toga) seperti jahe, kencur, sereh,” terang Lilik lagi.

Lilik juga merasa bersyukur karena dengan kolaborasi Kampung KBM dan SDN 06 Bunul Rejo, muncul pengetahuan-pengetahuan baru yang bisa menginsipirasi untuk melakukan inovasi.(*)

 

Pewarta : Budi Cahyono

Editor : Noordin Djihad