CEO Mengapresiasi Mental dan Perjuangan Singo Edan

CEO Mengapresiasi Mental dan Perjuangan Singo Edan

CEO Arema Fc Agoes Soerjanto bersama Manajer Arema Fc Rudy Widodo

SURABAYA – Laga final Piala Presiden 2019 leg pertama antara Persebaya vs Arema yang digelar di Stadion Gelora Bung Tomo, Selasa (9/4/2019) berakhir dengan skor 2-2. Tuan rumah sempat unggul lewat gol yang dicetak Irfan Jaya 7′ dan Damian Lizio (p) 72′. Arema berhasil menyamakan kedudukan melalui sepakan Hendro Siswanto 32′ dan Makan Konate 78′.

Dengan hasil ini, Persebaya wajib meraih kemenangan di leg kedua yang dihelat di Stadion Kanjuruhan andai ingin menjadi juara. Sebaliknya, Arema FC minimal bermain imbang 0-0 atau 1-1 untuk menjadi yang terbaik di gelaran Piala Presiden kali ini.

CEO Arema Agoes Soerjanto, merespon positif hasil perjuangan timnya sore ini. “Apapun hasilnya kedua tim sangat sportif dalam bertanding. Kami terima kasih kepada Panpel Persebaya yang telah proaktif memberikan pelayanan terbaik untuk saudaranya Arema FC. Kami juga terima kasih kepada pendukung Persebaya Bonekmania yg memberikan dukungan yang luar biasa hingga menjadikan laga menjadi momentum sepakbola yang berkualitas,” pujinya.

Pelemparan flare dan benda ke arah oficial tim Arema dari kekecewaan Bonek, Agoes memaklumi dengan pertimbangan atmosfir rivalitas.

“Terima kasih kepada Aremania dan Aremanita yang selalu mberikan dukungan dan doa di berbagai tempat. Melalui nobar, kami harapkan 12 April nantipdi kandang sendiri tunjukkan bahwa kita dapat memberikan dukungan yang positif dan damai.
Tentunya ini. Menjadikan momentum sepakbola yang damai dan menjunjung tinggi sportifitas,” tutupnya. (*)

Pewarta: Doi Nuri
Editor: Noordin Djihad