Bupati Malang Optimistis Tekan Angka Stunting Jadi 6 Persen

Bupati Malang Optimistis Tekan Angka Stunting Jadi 6 Persen

Bupati Malang, HM Sanusi, saat menjelaskan tentang stunting. (Foto: Noordin Djihad)

Kab Malang – Bupati Malang, HM Sanusi merasa bersyukur angka stunting di Kab Malang menurun cepat. Belum setahun menjabat mengganti Rendra, angka stunting turun sekitar delapan persen.

“Selama saya menjabat bupati, dengan cepat angka stunting atau gizi buruk turun drastis dari 20 persen menjadi 12 persen,” ujarnya menjawab aremamedia.com, Sabtu (7/3) siang.

Menurutnya, semua ini tak lepas juga dari kinerja pimpinan dan staf di wilayah Kab Malang. “Saya instruksikan kepada mereka agar tidak bekerja untuk sekadar menggugurkan kewajiban. Bekerjalah karena ibadah dan membawa amanat untuk menyejahterakan masyarakat,” imbuhnya.

Pemkab Malang, lanjutnya, terus berusaha untuk menekan angka stunting. Salah satunya melibatkan 16 organisasi perangkat daerah (OPD) serta menggandeng pihak terkait, termasuk pemerintahan desa.

Dikatakan Sanusi, stunting tidak hanya disebabkan kekurangan gizi, atau gizi buruk. Banyak faktor yang mempengaruhi, terutama sarana air bersih yang tidak memadai, serta sanitasi.
“Sekarang kasus stunting masih di angka 12 persen. Targetnya pada tahun 2020 nanti, kasus stunting bisa lebih ditekan menjadi 6 persen,” tukasnya.

Kondisi stunting di Kab Malang, lanjutnya, terbaik di Jawa Timur. “Wapres Makruf Amin memberi perhatian khusus tentang kondisi stunting ini sehingga beliau menyempatkan datang ke Kab Malang,” ujarnya.

Meski demikian Sanusi mengakui masih ada kantong stunting, tepatnya di Kecamatan Wajak. “Satu desa dengan jumlah sekitar 600 warga di wilayah Wajak masih butuh penanganan stunting,” akunya.

Angka itu tergolong sangat kecil mengingat daerah lain sudah tertangani semua. “Kalau jumlah penduduk di Kab Malang sekitar 2,4 juta tentu angka itu sangat kecil,” tutupnya.

Stunting merupakan kondisi kekurangan gizi kronis selama periode paling awal pertumbuhan dan perkembangan anak. Umumnya ciri penderita stunting, bagi seorang anak proporsi tubuh akan tampak normal, namun kenyataannya lebih pendek dari tinggi badan normal untuk anak-anak seusianya.(*)

Pewarta : Noordin Djihad