Bikin Cantik Dengan kedelai, Mela Hasilkan Rp 5 juta per Bulan

Bikin Cantik Dengan kedelai, Mela Hasilkan Rp 5 juta per Bulan

Mela dengan masker kedelai yang dipasarkan melalui online (M Firman)

Mela dengan masker kedelai yang dipasarkan melalui online (M Firman)

MALANG – Mahasiswa UNISMA sukses membuat inovasi kecantikan baru. Masker kecantikan dengan 100 persen bahan alami kedelai dan teh.
“Awalnya saya tertarik membuat inovasi ini karena saya prihatin dengan wanita Indonesia yang memakai produk kecantikan dari luar negeri tanpa memperhatikan kandungannya,” ungkap Mela Nurvita Rahma, pencetus ide masker soya ini.

Sebelumnya ia melakukan riset dengan membaca jurnal-jurnal internasional yang membahas ilmu kecantikan. Dari situ ia mengetahui bahwa bahan soya adalah bahan yang mudah ditemui di Asia dan aman digunakan sebagai bahan produk kecantikan.

“Untuk uji labnya, saya nitip teman saya yang memang ahli di bidang tersebut. Awalnya pakai daun-daunan tapi terus ganti pakai soya karena kalau daun-daun masih ada potensi pestisida,” tambahnya.

Hingga saat ini proses legalitas masih terus diusahakan. Karena salah satu syarat produk bisa memperoleh legalitas adalah adanya konsumen dengan skala besar.

“Karena butuh proses untuk mengumpulkan konsumen dalam jumlah besar jadi sekarang saya sedang pasarin melalui online instagram beautysoya dan reseller,” ujarnya.

Kendati hanya melalui sosial media, namun Mela sudah mampu meraup omzet sekitar Rp 5 juta per bulan. Padahal untuk modal yang dikeluarkan hanya sekitar Rp 50 ribu saja.
Ia juga menambahkan bahwa konsumen terbesarnya berasal dari kalangan profesi kedokteran dan sekitarnya yang memang memahami bahwa produk beautysoya ini adalah produk kecantikan yang terbuat dari 100% bahan alami dan aman digunakan untuk sehari-hari.

Penulis: Christ Pentathesia