BI Malang Ajak Berinfak di Masjid dengan QRIS

BI Malang Ajak Berinfak di Masjid dengan QRIS

Kepala KPw BI Malang saat sosialisasi QRIS di Masjid Raden Patah, Rabu (11/3). (Foto: Istimewa)

MALANG – Sekitar 60 takmir masjid mengikuti sosialisasi QRIS di Masjid Raden Patah, Universitas Brawijaya, Rabu (11/3). Sosialisasi sedekah menggunakan nontunai ini diselenggarakan Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia Malang didukung Kemenag Kota Malang, Kota Batu serta Bank Syariah Mandiri.

Sebagaimana di Masjid Jamik beberapa waktu lalu, Kepala KPw BI Malang, Azka Subhan Aminurridho mengedukasi betapa mudahnya bersedekah maupun infak menggunakan nontunai. “Buat jamaah masjid, tak perlu membawa uang tunai, tapi cukup membawa gawai. Scan saja QRIS dan ketik nominal, beres. Aman dan tidak takut kehilangan uang. Terlebih QRIS ini bisa discan di 28 aplikasi pembayaran,” ujar Azka.

Begitu juga dengan takmir, tidak perlu takut lagi kehilangan uang yang terkumpul di kotak amal karena hasil scan QRIS langsung masuk ke rekening masjid. Nominal yang ada di rekening masjid tentu saja mudah dipertanggungjawabkan,” imbuhnya seraya menyebut, QRIS tidak hanya berfungsi untuk kepentingan bisnis namun juga tabungan akhirat.

Salah satu takmir masjid Raden Patah UB, Akhsan menyambut hangat sosialisasi QRIS ini. Ia juga berharap diterapkannya QRIS di Masjid Raden Patah UB dapat menjadi pusat media pembelajaran di kampus atau masjid lain.

“Mudah-mudahan masjid kami bisa menjadi rujukan untuk berinovasi melayani umat. Andai kata pengelola masjid di Malang butuh fasilitas belajar, kami siap 24 jam. Semiga ilmunya barokah,” tandasnya.

Sosialisasi QRIS ini masjid ini bagian dari kegiatan Pekan QRIS Nasional yang diselenggarakan serentak di 46 Kantor Perwakilan Bank Indonesia di Tanah Air. Sebelumnya BI Malang sosialisasi di kalanga milenial dan pemerintahan. Puncak acara pada 14 Maret di Lapangan Rampal mulai pukul 06.00, BI Malang bakal mengajak ibu-ibu PKK untuk mengenal QRIS karena mereka lebih sering belanja dibanding bapak-bapak.(*)

Pewarta : Noordin Djihad