Bestprofit Futures Malang Berkurban 25 Kambing

Bestprofit Futures Malang Berkurban 25 Kambing

Kambing kurban dari BPF saat disembelih di Panti Asuhan Mas Mansur, Jumat (31/7/2020). (Foto: istimewa-aremamedia.com)

MALANG – Momen Idul Adha 10 Dzulhijah 1441 H dimanfaatkan PT Bestprofit Futures (BPF) dengan menyalurkan 25 hewan kurban, Jumat (31/7/2020).

Sebanyak 10 domba diserahkan ke Wali Kota Malang untuk disalurkan ke masyarakat, sedangkan 15 kambing untuk tiga panti asuhan antara lain Panti Asuhan KH. Mas Mansur, Panti Asuhan Salman dan Yayasan Anak Yatim At- Taufiq.

Pimpinan Cabang BPF Malang, Andri, mengatakan, peringatan berkurban pada Idul Adha mengajarkan kita pada sikap ikhlas. “Dengan ikhlas, maka Tuhan akan menuntun dan menolong kita saat kesulitan atau menjalankan usaha apapun,” katanya.

Ditambahkan Andri, penyerahan hewan kurban yang berasal dari manajemen dan kontribusi karyawan ini menjadi tradisi bagi keluarga BPF Malang.

“Setidaknya ini menjadi pelajaran bagi karyawan BPF Malang bahwa sudah selayaknya mengeluarkan sebagian harta untuk berkurban. Tujuannya melatih sikap ikhlas dan lebih peduli kepada mereka yang membutuhkan,” ujarnya lagi.

Khusus tentang pertumbuhan BPF, Andri menyebut berhasil membukukan kinerja positif. Terbukti, meski di tengah pandemi Covid-19, di semester I pihaknya mencatat total volume transaksi pertumbuhan sebesar 149,65% atau menjadi 52.750 lot.

Begitupun untuk nasabah baru selama enam bulan pertama di tahun ini, BPF Malang mencatat peningkatan 118 nasabah atau tumbuh 49,37% dibandingkan semester pertama tahun sebelumnya. “Pertumbuhan nasabah baru dalam investasi berjangka karena masyarakat telah memiliki perspektif baru menilai bahwa investasi ini aman dan menguntungkan,” jelasnya.

Menurutnya, tingkat kepercayaan masyarakat ini bisa dikatakan mulai meningkat terutama terhadap PT BPF. “Ya karena memang terbukti aman, sehingga BPF pun mampu meningkatkan jumlah transaksi dan pertumbuhan nasabah baru khususnya di kota Malang,” pungkasnya.(*)

Pewarta : Noordin Djihad
Sumber : Rilis BPF