Bertemu Tim SAE, Wali Kota Malang: Saya Jangan Ditinggal

Bertemu Tim SAE, Wali Kota Malang: Saya Jangan Ditinggal

Wali Kota Malang, Sutiaji bersama tim SAE di rumah dinas, Ahad (2/12/2018). (Foto: Dok SAE)

MALANG – Wali Kota Malang Drs. H. Sutiaji, minta pendukungnya ikut mengawal pembangunan Kota Malang lima tahun mendatang.

Hal ini disampaikan Sutiaji pada forum sarapan bareng tim suksesnya di Rumah Dinas Wali Kota Malang, Jalan Ijen 2, Ahad (2/12/2018).

Bahkan Sutiaji memohon agar timses pendukung Pasangan Sutiaji-Sofyan Edi Jarwoko (SAE), tidak meninggalkannya.

“Tugas saya memimpin Kota Malang. Tapi saya jangan ditinggal begitu saja. Tolong tetap dikawal agar pembangunan Kota Malang bisa berjalan sesuai dengan visi misi yang telah kita rumuskan secara bersama-sama,” mohon Sutiaji.

Ia juga berharap timses SAE selalu memberikan masukan yang konstruktif, agar cita-cita membangun Kota Malang yang bermartabat bisa tercapai. “Ini sangat penting karena merupakan janji kampanye yang tidak boleh dilupakan,” ingatnya.

Karena itu, ia meminta pertemuan semacam ini dilakukan setidaknya dalam satu bulan sekali. Hanya saja yang hadir tidak hanya tim inti Nawak Aji dan dari Partai Demokrat.

“Untuk pertemuan mendatang akan dikomunikasikan juga dengan Pak Wawali, agar temen-teman dari Partai Golkar juga bisa hadir,” imbuhnya.

Apalagi, tambahnya, tujuan pertemuan ini untuk mempererat tali persaudaraan, kebersamaan setelah Pilkada. Antara wali kota terpilih dengan timsesnya yang belum sempat bertemu kembali.

“Saya mohon maaf baru bisa bertemu karena harus melakukan penataan di Pemkot Malang, dengan program 99 hari kerja secara marathon. Kita akan mengagendakan kegiatan ini secara rutin, agar komunikasi tetap terjaga,” tambah Sutiaji.

Melalui pertemuan ini, sekaligus menghilangkan kesan jika Sutiaji telah melupakan timsesnya. Bahkan Sutiaji memastikan, dirinya tidak akan pernah melupakan sekecil apapun perjuangan yang dilakukan oleh timsesnya.

“Kita akan tetap bersama-sama hingga lima tahun mendatang. Saat-saat perjuangan menjadi memori bersama. Betapa bapak dan ibu telah bekerja keras dengan tulus ihlas memenangkan pasangan Sutiaji-Edi,” urai Sutiaji.

Sementara itu, Arif Dharmawan Ketua DPC Partai Demokrat menambahkan, sarapan bareng timses ini, menandakan sebuah kekompakan, sekaligus membuktikan jika Sutiaji tidak melupakan perjuangan timnya.

“Saya kira ini langkah yang bagus. Tidak ada lagi anggapan jika timsesnya Sutiaji sudah dilupakan. Kami mengapresiasi yang disampaikan Pak Wali. Kekompakan akan terus dijaga hingga lima tahun kedepan,” terang Arif Dharmawan. (*)

Pewarta : SM Nunggal
Editor : Noordin Djihad