Berpeluang Turun Saat Menantang Kalteng Putera, Rivaldy Siap Hajar Mantan

Berpeluang Turun Saat Menantang Kalteng Putera, Rivaldy Siap Hajar Mantan

Rivaldy Bawuo akan tampil maksimal saat menghadapi mantan timnya malam nanti. (Foto: istimewa)

PALANGKARAYA – Singo Edan menargetkan poin penuh demi tetap bertahan di papan atas Shopee Liga-1, dalam pertandingan di Stadion Tuah Pahoe, Kamis (7/8/2019) malam ini menghadapi tuan rumah Kalteng Putera. Ada poin spesial pada laga malam nanti, yakni fakta jika tim asal bumi Kalimantan tersebut adalah asal mula besarnya nama striker Arema Fc Rivaldi Bawuo yang menyatakan siap membawa kemenangan untuk Singo Edan.

Diketahui, selain berhasil membawa Kalteng Putera promosi ke liga tertinggi, Rivaldy Bawuo adalah top skor saat itu. Kini Rivaldi Bawuo kembali ke Palangkaraya sebagai lawan. Bahkan dirinya tak akan sungkan jika kemenangan itu harus diraih dengan gol yang dia ciptakan.

Sejak bergabung dengan Arema Fc, striker yang akrab disapa Ipay ini memang jarang mendapat kesempatan bermain. Terbukti saat melawan Persib Bandung, 30 Juli 2019 lalu, Ipay berhasil membuat dua gol. Kala itu dalam selebrasinya ia terlihat emosional hingga meneteskan air mata, seolah menjadi sinyal jika ia siap memanaskan persaingan lini serang Arema.

“Ya waktu melawan Persib wajar saya emosional, itu adalah dua gol pertama saya di liga. Semua pemain pasti ijin masuk tim utama, dengan gol itu saya yakin akan menjadi pertimbangan sendiri bagi coach,” jelasnya.

Tidak terkecuali malam ini, jika nantinya Milomir Seslija memberikan kepercayaan kepadanya untuk bermain sejak menit awal, maka Ipay akan menjawab kepercayaan itu. Menurutnya, dia tidak segan untuk merayakan gol meskipun di hadapan pendukung sang mantan. Baginya, dalam bermain sepak bola dia professional. Selebrasi tetap dia lakukan, apalagi bila Arema mendapatkan kemenangan.

“Saya yakin orang di sini (Kalteng) pun sudah sangat dewasa. Kalau mencetak gol saya selebrasi bagi Arema, meski Kalteng Putera adalah tim yang membesarkan nama saya,” imbuhnya.

Hanya saja laga malam ini dipastikan berat, tim Arema FC dituntut harus bisa beradaptasi dengan kabut asap yang menyerang wilayah ini. Meski sejatinya bisa mengganggu pernafasan, pelatih Arema tidak ingin pasukannya menyerah dengan kondisi kabut asap yang melanda Kota Palangkaraya beberapa waktu terakhir. (*)

Pewarta: Doi Nuri
Editor: Noordin Djihad