Bermanfaat sebagai Antioksidan, UB Kembangkan Cup Es Krim Berbahan Baku Ubi Jalar Ungu, Kuning, dan Jagung

Bermanfaat sebagai Antioksidan, UB Kembangkan Cup Es Krim Berbahan Baku Ubi Jalar Ungu, Kuning, dan Jagung

Edible Cup Es Krim dari Tepung Jagung, Tepung Ubi Jalar Kuning dan Ungu. (Foto: istimewa-aremamedia.com)

MALANG – Siapa yang tidak kenal es krim, Mulai anak-anak, remaja hingga orang tua pun banyak yang menggemari makanan manis ini. Semakin tahun semakin banyak inovasi yang telah dilakukan untuk membuat es krim menjadi lebih menarik dan diminati. Sebut saja es krim rendah lemak, es krim sayur bahkan es krim rasa cabe pun mulai banyak beredar.

Lain halnya yang dilakukan oleh Dr. Ir. Maimunah Hindun P., M.S, Dosen Jurusan Teknologi Industri Pertanian Universitas Brawijaya.
”Karena sudah banyak yang berkreasi di es krim sehingga saya ingin mencoba berkreasi dari sisi cup es krimnya” ungkap Maimunah.

Dosen yang tergabung dengan Pusat Studi Pengembangan Pangan Lokal ini membuat edible cup untuk es krim yang dapat dimakan. Tidak hanya itu, cup yang dibuat tidak sekadar bagus secara estetika melainkan juga memiliki efek fungsional bagi kesehatan.

Cup es krim ini, kata Maimunah, tidak dibuat dari tepung terigu, melainkan tepung jagung, tepung ubi jalar kuning dan tepung ubi jalar ungu. Dengan demikian cup es krim ini lebih sehat karena banyak mengandung antioksidan yang dapat menangkal radikal bebas.

”Saya memilih bahan baku nonterigu karena Indonesia sudah sangat ketergantungan dengan terigu. Padahal bahan baku terigu berasal dari gandum yang sampai saat ini masih impor karena tidak bisa tumbuh di sini,” ungkap Maimunah.

Edible cup es krim ini, lanjutnya, tidak hanya baik untuk kesehatan, melainkan juga bermanfaat untuk lingkungan. Hal ini disebabkan dapat mengurangi penggunaan cup plastik untuk es krim.

Seperti kita ketahui, sampah plastik banyak menyumbang ketidakseimbangan lingkungan karena tingkat kesulitannya terurai dalam tanah.

Diharapkan dengan inovasi Maimunah, dapat berperan secara signifikan dalam mengurangi sampah plastik di Indonesia. Mengingat es krim salah satu makanan yang paling disukai dan banyak dibeli semua lapisan masyarakat.(*)