Baskomas Gandeng ITN Malang Lakukan Komitmen Aksi

Baskomas Gandeng ITN Malang Lakukan Komitmen Aksi

Perwakilan Polres Malang Kota, Baskomas dan ITN Malang seusai acara berfoto bersama. (Foto: Doi Nuri)

MALANG – Komitmen aksi gerakan kesadaran sinergitas lintas batas yang dimotori oleh Baskomas (Bantuan Sosial Komunikasi Masyarakat) Malang Raya tidak main-main. Menggandeng Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang sebagai akademisi beserta instansi dari TNl Polri, lembaga, ormas dan komunitas penggiat lingkungan berkumpul melakukan rapat koordinasi di kampus I ITN Malang, Sabtu (6/7/19).

Fitri Hariyanto ST., Ketua Baskomas sekaligus Founder Alamku Hijau mengatakan, kegiatan ini merupakan bentuk keprihatinan kepada lingkungan terkait masalah sampah. Mengingat Kota Malang yang selalu menjadi langganan banjir.

“Kami berharap dengan aksi ini Malang menuju bebas sampah. Nanti juga akan ada gerakan alamku hijau, bergerak di bidang sosial lingkungan,” terang pria yang akrab disapa Cak Ndan yang turut mengundang pula Dinas Lingkungan Hidup, Polres Malang, Kodim 0833, Perum Jasa Tirta 1, Balal Besar Sungai Brantas serta BPBD Malang Kota.

Dengan melakukan tindakan preventif diharapkan masalah sampah sebagai salah satu sumber terjadinya banjir bisa teratasi. “Kami lakukan pencegahan sebelum terjadi bencana. Selain bersih sungai kami juga akan menanam pohon. Jadi, semua komponen kami harapkan bisa ikut terjun,” imbuhnya.

Menurut Cak Ndan, aksi akan dilakukan seminggu sekali tiap Minggu pagi secara rutin mulai Minggu depan tanggal 14 Juli 2019. Untuk itu mulai tanggal 8-10 akan dilakukan koordinasi untuk menentukan titik aksi dan mengkomunikasikan kepada pihak keluarahan. Tanggal 11 publikasi rencana kegiatan, dan Minggu 14 Juli sudah siap eksekusi.

Kemungkinan sasaran kali pertama akan digelar di sungai Ir. Rais. Mengingat daerah Ir. Rais beberapa waktu yang lalu terjadi banjir ketika hujan besar menguyur Kota Malang. “Ir. Rais mungkin bisa dieksekusi terlebih dhaulu, karena kemarin terjadi banjir,” katanya.

Moment aksi Minggu besok diharapkan menjadi embrio pengerak masyarakat untuk ikut serta perduli pada lingkungan. Sehingga dengan sungai dan lingkungan yang bersih masyarakat akan engan untuk membuang sampah sembarangan.

Kegiatan inipun mendapat apresiasi dari Sudiro, ST,.MT Ketua Program Studi Teknik Lingkungan ITN Malang. Dalam setiap kegiatan Teknik Lingkungan selalu melibatkan mahasiswa. Tak terkecuali kegiatan aksi bersih sungai sebagai pembelajaran mahasiswa Teknik Lingkungan.

“Ini juga sebagai wahana menjalin komunikasi dengan komunitas peduli lingkungan dan pembelajaran mahasiswa sehingga kami juga melibatkan mahasiswa dan juga dosen,” ujarnya.

Sementara itu Wahyu Ksatria Aditama Hadjarati, Ketua Himpunan Mahasiswa Teknik Lingkungan (HMTL) merasa senang mahasiswa bis aikut terlibat dalam aksi. “Ini kegiatan bagus bisa langsung terjun melakukan aksi lingkungan ke lapangan. Kita melakukan aksi bersih-bersih sekaligus berupaya menyadarkan masyarakat akan pentingnya menjaga sungai agar tetap bersih,” ucap mahasiswa asla Gorontalo ini. (*)

Pewarta: Doi Nuri
Editor: Noordin Djihad