Azka Subhan: Mahasiswa ‘Bahan Baku’ SDM Perbankan

Azka Subhan: Mahasiswa ‘Bahan Baku’ SDM Perbankan

Ketua BPMD Malang dan Pasuruan, Azka Subhan (tengah) di antara ‘bahan baku’ SDM Perbankan FE UB, Senin (15/4/2019). (Foto: dokumentasi-aremamedia.com)

MALANG – Mahasiswa sebagai generasi milenial menjadi ‘bahan baku’ sumber daya manusia (SDM) perbankan di era revolusi industri 4.0 juga masa depan. “Mereka inilah sebagai generasi yang mengganti kita di masa datang,” kata Ketua Badan Musyawarah Perbankan Daerah (BPMD) Malang, Pasuruan dan Probolinggo, Azka Subhan.

Pernyataan Azka ini disampaikan saat Talk Show “Tantangan Perbankan di Era Milenial’ yang berlangsung di Aula Gedung F Fakultas Ekonomi Universitas Brawijaya (FE UB), Senin (15/4/2019). “Ya, SDM menjadi kata kunci kemajuan bangsa, terutama untuk perbankan,” tegas Azka yang membawa sekitar 40 pimpinan bank di acara edukasi ini.

Lebih lanjut Azka dalam rilisnya menjelaskan, sistem keuangan di Indonesia berbeda dengan negara maju. Porsi perbankan 80 persen dari pasar keuangan Indonesia. “Pangsa pasar yang sangat besar ini mengingat belum semua rakyat Indonesia terlayani perbankan,” ujarnya seraya menyebut perbankan harus menggandeng fintech dan harus update (selalu memperbarui,Red) dengan teknologi terkini.

Bahkan pria kelahiran Semarang yang juga Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (Kpw BI) Malang ini mengutip kalimat asing, “Bank is the most regulatef institution in the world (bank merupakan insitusi teratur di dunia,Red). Meski demikian berkarier di bank menjadi tantangan tersendiri”.

Meski di era milenial teknologi menjadi garda depan, lanjutnya, SDM tetap dibutuhkan. “Banyak hal yang dilakukan secara manual melibatkan SDM, seperti pelayanan langsung kepada nasabah, analisis penilaian karakter, dan kebutuhan nonteknologi lain,” terang Azka yang akan melanjutkan kerja sama dengan UB dan universitas lain di bidang edukasi perbankan.(*)

Pewarta : Noordin Djihad
Editor : SM Nunggal