Ayo Rek, Stop, Aremania Raja Denda Liga-1

Ayo Rek, Stop, Aremania Raja Denda Liga-1

Kerusuhan saat away Sleman Aremania terkena denda 75 juta, Flare saat melawan Persela denda 50 juta dan kisruh saat menjamu PS Tira-Persikabo denda 150 juta. (Ilustrasi: istimewa)

MALANG – Melalui surat bernomor 027/L1/SK/KD-PSSI/VII/2019, Komdis memberi sanksi kepada Arema Fc, karena tingkah laku buruk suporternya pada laga Arema FC menjamu PS Tira Persikabo, 29 Juni 2019 lalu. Kala itu Aremania turun ke lapangan melakukan protes atas kekalahan tim kesayangannya di Stadion Gajayana Malang.

Komdis melihat ada beberapa pelanggaran yang dilakukan oknum suporter. Antara lain menyalakan flare dan petasan di tribun utara, melempar botol ke lapangan dan memasuki lapangan sebelum pemain meninggalkan lapangan meski pertandingan telah usai.

Berdasarkan informasi dari Media Officer Arema Fc Sudarmaji, Komdis memberikan sanksi sebesar Rp 150 juta karena telah terjadi pelanggaran terhadap pasal 70 lampiran 1 Kode Disiplin PSSI. Menanggapi sanksi tersebut, manejemen Arema FC mengaku menerima dan tak mengajukan banding.

“Ya faktanya memang begitu, memang sanksi yang harus kami terima. Kita tidak akan banding, kami jalani saja,” terang mantan wartawan itu.

Sudarmaji bersama manajemen melalui berbagai media dan kesempatan, terus mengajak Aremania agar berubah. Pihaknya juga akan terus memberikan pembinaan. Terlebih sudah sering hal yang tidak perlu dilakukan akhirnya berujung sanksi dan merugikan tim ke depannya.

“Jangan pernah putus asa untuk berbenah. Ayo stop, hentikan. Jangan putus silaturahmi untuk diskusi cari solusi,” pungkasnya. (*)

Pewarta: Doi Nuri
Editor: Noordin Djihad