Antisipasi Bencana, BPBD Kabupaten Malang Siapkan Empat Pos Lapang

Antisipasi Bencana, BPBD Kabupaten Malang Siapkan Empat Pos Lapang

Rumah warga di Desa Gunungjati, Kec Jabung, Kab Malang rusak akibat diterjang angin puting beliung. (Foto: Cahyono-aremamedia.com)

KAB MALANG – Tiga desa di dua kecamatan wilayah Kabupaten Malang porak poranda diterjang angin puting beliung. Meski merusakan puluhan rumah warga, tidak ada korban jiwa.

Pernyataan itu disampaikan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang Bambang Istiawan, kepada wartawan, Kamis (5/12/2019).

Tiga desa yang diterjang angin puting beliung, kata Bambang yakni Desa Gunungjati, Kecamatan Jabung. Dua desa lain di Kecamatan Singosari masing-masing Desa Dengkol dan Baturetno

“Di Desa Gunungjati merusakkan 59 rumah warga, sementara di Desa Dengkol terdapat 5 rumah rusak dan 11 rumah bernasib sama di Desa Baturetno.

Untuk mengantisipasi musibah lain di musim pancaroba ini, Bambang mengaku menyiapkan empat pos lapangan penanggulangan bencana.

Keempat pos tersebut ada di empat kecamatan, yakni di Ngantang Tumpang, Gedangan, dan Donomulyo. “Masing-masing pos lapangan kita siapkan enam orang personil serta peralatan sederhana.

Peralatan yang disiapkan di pos lapangan, lanjutnya, jika ada pohon tumbang, petugas langsung melakukan pemotongan atau membersihkan pohon tersebut.

“Kalau menunggu tim dari Kantor BPBD di Kepanjen memerlukan waktu. Dengan adanya pos lapang maka langsung ada penanganan, karena lebih dekat,” jelas Bambang.

Selain itu, lanjut dia, antisipasi lain yang dilakukan dengan memangkas pohon yang usianya sudah tua dan kondisi lapuk.

“Terlebih pepohonan di tepi jalan raya dan rawan tumbang, kami tangani terlebih dahulu, daripada mencelakai orang, bahkan juga merusak rumah warga,” jelas mantan Kasatpol Kab Malang ini.

Bambang menambahkan, saat menangani bencana di wilayah Kabupaten Malang, pihaknya selalu berkoordinasi dengan instansi lain, seperti relawan PMI, Tagana, Dinas Sosial, serta lembaga-lembaga kebencanaan lainnya.(*)

Pewarta : Cahyono
Editor : Noordin Djihad