Anggota Dewan dan Pemkot Batu Inspeksi Dadakan di Pasar Besar

Anggota Dewan dan Pemkot Batu Inspeksi Dadakan di Pasar Besar

Wakil Wali Kota Batu Punjul Santoso, diapit Ketua Komisi C Khamim Tohari dan Ketua Komisi B Didik Mahmud saat melakukan sidak di Pasar Besar Batu. (Foto: Doi Nuri - aremamedia.com)

BATU – Wakil Wali Kota Batu, Punjul Santoso beserta satuan kerja perangkat daerah (SKPD) Pemkot Batu, Rabu (20/5/2020) pagi selepas salat subuh melakukan sidak penerapan physical distancing di Pasar Besar Batu.

Tidak hanya perangkat SKPD, Punjul juga bersama
sejumlah anggota dewan dari Komisi B dan C.

Ketentuan dalam peraturan Wali Kota (Perwali) 48 dalam bagian lima pasal 13 tentang pembatasan kegiatan di tempat atau fasilitas umum.

“Kami ingin tahu dengan sebenarnya sejauh mana Perwali diterapkan oleh para pedagang karena pasar jadi cluster baru penularan Covid-19,” terang Punjul Santoso.

Selain itu, lanjut dia, pedagang pasar dari berbagai daerah seperti Karangploso dan Pujon juga berniaga di Pasar Besar Batu. “Hasil dari sidak kali ini, kami harap ada rekomendasi dari Komisi B dan C. Kemudian disampaikan ke Gugus Tugas Covid-19 agar pasar sesuai yang diharapkan dan menerapkan Perwali PSBB,” kata politisi PDI-P itu.

Imbauan kepada masyarakat Batu, masih kata Punjul, agar physical distancing dilakukan. “Jika ada yang melanggar, untuk aktivitas dagang pagi di Pasar Batu, khususnya bisa dilakukan penerapan sanksi sosial dan juga larangan berjualan bagi pedagang,” imbuhnya.

Sementara itu, dalam sidak gabungan tersebut masih ditemukan sebagian kecil masyarakat belum menerapkan physical distancing. Kendati demikian, belum dilakukan penindakan kepada para pelanggar pada hari ini.

“Setelah kami berikan peringatan, baru akan ada penindakan. Hasil tinjauan yang dilakukan, pihaknya akan menyampaikan kepada Diskumdag untuk mensosialisasikan agar pengunjung menerapkan physical distancing,” pungkasnya. (*)

Pewarta: Doi Nuri
Editor: Noordin Djihad