29 Mahasiswa Asing STIE Malangkucecwara Punya Nama Indonesia

29 Mahasiswa  Asing STIE Malangkucecwara Punya Nama Indonesia

Mahasiswa Kanda University unjuk kebolehan saat pembukaan Program Sakura 2019 di STIE Malangkucecwara. (Foto: SM Nunggal-aremamedia.com)

MALANG – Dua puluh sembilan mahasiswa Kanda University, Jepang yang belajar Budaya dan Bahasa Indonesia di Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Malangkucecwara memiliki nama Indonesia.

Selain terdengar lebih akrab dan familier, nama baru ini juga lebih mengindonesia. Seperti Suzuki ‘Darmaji’ Ibuki atau Takayanagi ‘Giyanti’ Norika, Oesa ‘Darsini’ Koito dan masih banyak lagi.

Dengan nama baru tersebut, pembelajaran intensif yang dikemas dalam Program Sakura 2019 ini lebih komunikatif.

Dalam Program Sakura 2019 ini, mahasiswa Kanda University yang sudah belajar Bahasa Indonesia di kampusnya selama setahun, mempraktikkan sekaligus meningkatkan kompetensi berbahasa Indonesia.

Pembukaan program Sakura 2019 ditandai dengan penandatanganan MoU Program U to U antara Ketua STIE Malangkucecwara Bunyamin dengan Suyoto mewakili Kanda University, Jepang. (Foto: SM Nunggal-aremamedia.com)

“Disamping itu, secara langsung mengenal fenomena sosio kultural Indonesia khususnya Malang Raya,” terang Direktur Indonesia Studies Program (ISP) STIE Malangkucecwara, Dra Suprapti MPd.

Program infensif pembelajaran Budaya dan Bahasa Indonesia bagi penutur asing (BIPA) angkatan ke-20 ini dirancang dengan model pembelajaran cukup total.

Diharapkan, dengan belajar efektif hanya sebulan, mahasiswa Kanda University memperoleh pengalaman yang aktual karena terlibat dan terjun langsung di tengah masyarakat.

Bahkan sebagai kelas pilihan, mahasiswa Program Sakura mendapat pembelajaran seni budaya tradisional, tari maupun musik tradisional.(*)

Pewarta : SM Nunggal
Editor : Noordin Djihad