185 Warga Lesanpuro Kota Malang Terima Sertifikat dari Kantor Pertanahan

185 Warga Lesanpuro Kota Malang Terima Sertifikat dari Kantor Pertanahan

Kepala Kantor Pertanahan Kota Malang, Masduki, disaksikan Wakil Wali Kota Malang Ir H Sofyan Edi Jarwoko, menyerahkan sertifikat PTSL milik warga Lesanpuro, di aula, Senin (25/02/2019). (Foto: Irawan-aremamedia.com)

MALANG – Wakil Wali Kota Malang, Ir H Sofyan Edi Jarwoko, menyerahkan sertifikat PTSL (pendaftaran tanah sistematis lengkap) krpada 185 warga Kelurahan Lesanpuro Kecamatan Kedungkandang Kota Malang. Penyerahan sertifikat dari Kantor Pertanahan Kota Malang ini berlangsung di aula Kantor Kepala Kelurahan Lesanpuro, Senin (25/02/19).

Penyerahan sertifikat ini menyusul penyerahan serupa dua minggu lalu. “Saat itu 111 warga Lesanpuro lainnya juga menerima sertifikat PTSL,” kata Kepala Kantor Pertanahan Kota Malang, H Masduki SH.

Ditambahkan Masduki, masih ada 141 surat permohonan sertifikat milik warga Lesanpuro, yang masih diproses. “Dalam waktu dekat, segera diserahkan ke warga. Penyerahan ini terus berkelanjutan sampai kuota terpenuhi 7.500 hingga 10.000 sertifikat,” tambahnya.

Masih kata Masduki, sejauh ini sertifikat yang sudah diterbitkan kantor Pertanahan, ada di lima kelurahan seperti Tlogomas, Mulyorejo, Madyopuro, Lesanpuro serta Bandulan. Total 1.314 sertifikat.

“Terbanyak di Kelurahan Mulyorejo 613 sertifikat, disusul empat kelurahan lainnya sekitar 200 atau 100 sekian. Insyaallah, besok di Kelurahan Bandulan diserahkan secara simbolis 150 sertifikat,” katanya.

Wakil Wali Kota Malang Ir H Sofyan Edi Jarwoko mengucapkan terima kasih. Berkat kerja keras Kantor Pertanahan Kota Malang, secara perlahan terus menyelesaikan target sertifikat yang ditentukan. “Dengan keterbatasan tenaga, 65 personil, ternyata mampu menyelesaikan puluhan ribu sertifikat di Kota Malang,” ucap Edi.

“Kami hanya bisa berharap kepada Kantor Pertanahan Kota Malang bisa mengimbangi tuntutan Pemerintah Pusat. Yakni di tahun 2025 semua tanah sudah bersertifikat secara jelas dan benar sehingga tidak ada lagi persengketaan. Sertifikat dikeluarkan sesuai ukurannya dan memiliki kepastian hukum (sah),” pungkasnya.(*)

Pewarta : Irawan
Editor : Noordin Djihad