Malang Raya Penyumbang Terbesar PDRB Jawa Timur

Malang Raya Penyumbang Terbesar PDRB Jawa Timur

Kepala Pewarkilan Bank Indonesia Malang, Azka Subhan. (Foto: Humas BI Malang-aremamedia.com)

MALANG – Malang Raya menjadi penyumbang Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) terbesar di Jawa Timur selama 2018. Bahkan selama rentang waktu 2012-2017, Malang Raya memiliki pertumbuhan yang tinggi, bahkan di atas rata-rata laju pertumbuhan di Provinsi Jawa Timur.

Hal ini disampaikan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Malang, Aza Subhan, usai acara Malang Raya Economic Forum “Bareng-Bareng Noto Ngalam Raya”, Jumat (12/4/2019) di Malang. ”Kota Batu menempati urutan pertama pertumbuhan eknominya dibanding Kota Malang dan Kabupaten Malang,” kata Subhan.

Lebih lanjut Azka mengatakan, selama enam tahun terakhir, Kota Batu menjadi kota dengan pertumbuhan ekonomi yang selalu di atas rata-rata Provinsi Jatim. Disusul Kota Malang dengan pertumbuhan yang stabil tetap di atas rata-rata Provinsi selama 2013 dan 2015 – 2017. Adapun Kabupaten Malang memiliki pertumbuhan yang relatif sama dengan pergerakan pertumbuhan ekonomi Provinsi Jawa Timur.

”Adanya berbagai potensi leisure economy yang dimiliki oleh ketiga daerah nyatanya telah menyumbang pertumbuhan yang pesat di daerah maupun di provinsi,” katanya seraya menyebut berbagai potensi di Malang Raya antara lain ialah wisata alam (baik pegunungan maupun pantai), wisata buatan (taman rekreasi dan berbagai wahana edukasi), ekonomi kreatif dan akomodasi yang memadai.

Azka juga menyoroti dari sisi inflasi. Menurutnya, Dari sisi inflasi, terdapat dua kota yang dihitung Indeks Harga Konsumen (IHK) oleh BPS yaitu Kota Malang dan Kota Probolinggo. Pada tahun 2018, Kota Malang mengalami inflasi sebesar 2,98 persen (yoy) dan Kota Probolinggo mengalami inflasi sebesar 2,18 persen (yoy).

“Inflasi pada kedua daerah tersebut berada di bawah realisasi inflasi nasional 3,13 persen (yoy) dan masih sesuai dengan sasaran inflasi nasional sebesar 3.5±1 persen (yoy),” tuturnya lagi.(*)

Pewarta : Noordin Djihad
Editor : SM Nunggal