12 DCT Pileg 2019 Berstatus Tersangka Tidak Dicoret, Ini Alasannya

12 DCT Pileg 2019 Berstatus Tersangka Tidak Dicoret, Ini Alasannya

KPU Kota Malang serahkan SK DCT pada perwakilan parpol

MALANG – Sebanyak 529 Daftar Caleg Tetap untuk Pileg 2019 sudah ditetapkan KPU Kota Malang. Dari jumlah tersebut 12 orang calon legislatif masih berstatus sebagai tersangka oleh KPK dalam kasus grativikasi APBD perubahan 2015 .

Tidak hanya satu atau dua, 12 tersangka Pileg 2019 ini berasal dari tujuh partai politik yang tersebar di semua daerah pemilihan.

Komisioner KPU Kota Malang, Zainudin, menyatakan pihaknya tidak bisa mencoret ataupun mengganti nama caleg yang tengah berproses  hukum ini.

“Tidak semua partai politik menarik para caleg yang bermasalah dengan hukum. Untuk mengubahnya harus memenuhi tiga syarat wajib. Satu, kalau caleg ini mengundurkan diri harus ada surat mengundurkan diri. Dua, caleg yang meninggal dunia harus ada surat keterangan kematian. Terakhir,  jika diberhentikan oleh partai harus ada surat pemberhentian,” terang Zainudin.

Hingga DCT ditetapkan, Kamis (20/9/2018), baru tiga partai politik yang mengajukan penarikan pencalegkannya karena yang bersangkutan sebagai tersangka. Ketiga partai tersebut antara lain Partai Golkar, Partai Nasdem dan PKS .

Ditambahkan Zainudin, KPU tidak bisa melakukan pencoretan karena hingga kini tidak ada peraturan KPU pusat yang membolehkan pencoretan dan penggantian caleg yang bermasalah dengan hukum. Disamping itu para caleg yang bermasalah dengan hukum ini statusnya masih sebagai tersangka dan belum mempunyai kekuatan hukum tetap yang dikeluarkan pengadilan,” ungkapnya. (*)

Pewarta : Haris Sugiharto
Editor : Noordin Djihad